Ada banyak jenis beton. Salah satunya adalah ready mix, salah satu beton yang banyak digunakan dalam konstruksi untuk proyek sedang maupun besar. Pemilihan jenis beton ini melalui beberapa pertimbangan, seperti kualitas beton yang konsisten, kuantitas yang besar, dan alasan lainnya. Dalam proses pembuatan beton ini, maka kita akan mengenal istilah batching plant, merupakan salah satu bagian dari dunia konstruksi yang memiliki peran penting.

Pengertian Batching Plant

Batching plant adalah suatu tempat atau bisa pula disebut pabrik yang khusus dibuat untuk memproses pengadukan material beton, seperti pasir, semen, krikil dan air untuk menajdi semen basah.  Semuanya dibuat berdasarkan standar mutu yang ditentukan sebelumnya.

Hasil dari proses ini adalah berupa beton siap pakai instan atau ready mix yang kemudian dimasukkan kedalam truk molen atau truk mixer untuk diangkut menuju ke situs konstruksi. Pembuatan beton di batching plant ini bisa mencakup wilayah pengangkutan yang luas yang tidak lebih dari 4 jam perjalanan untuk menjaga karakter dan kualitas beton agar tidak rusak ketika sampai di lokasi konstruksi.

Baca juga:

Harga Ready Mix

Jenis-jenis Batching Plant

Batching plant adalah pabrik untuk menghasilkan beton siap pakai atau beton instan atau beton ready mix. Secara umum, jenis batching plant ini ada dua, didasarkan dari jenis beton yang dihasilkan, yakni basah dan kering. Istilah kedua jenis beton ini adalah:

  1. Wet batching plant
    Produk beton yang dihasilkan oleh pabrik ini adalah beton basah siap kirim. Di dalam pabrik beton ini, terjadi pencampuran semua bahan atau material pembuat beton seperti semen, pasir, kerikil, dan juga air. Alat yang digunakan adalah mixer yang terdapat dalam pabrik beton ini.
  2. Dry batching plant
    Produk yang dihasilkan oleh jenis batching plant adalah  beton setengah jadi. Proses pengadukan dengan air dilakukan di dalam truk mixer selama pengangkutan menuju situs konstruksi sehingga tidak akan merusak beton.

Itu tadi adalah jenis pabrik beton ready mix berdasarkan hasilnya. Ada pula penggolongan batching plant berdasarkan dengan acra operasionalnya. Ada yang dilakukan secara manual, dan apa pula yang dilakukan secara otomatis. Jika memakai cara manual, maka memakai tombol untuk menggerakkan semua elemen dalam batching plant. Tenaga manusia  yang gesit dan lincah sangat diperlukan dalam proses ini.

Baca juga:

Konstruksi Struktural

Sementara itu, batching plant otomatis, memungkinkan  semua proses tinggal dilakukan lewat komputer, semua komando dilakukan dengan meng-kik mouse. Komputer mengambol kontriol sepenuhnya hingga lebih mudah dalam operasinya. Segala proses mulai penimbangan hingga pembuangan beton ke truk mixer bisa dilakukan dengan sistem komputer ini.

Alat-Alat Sekitar Batching Plant

  • Cement cilo
    Cemen cilo
    adalah tempat untuk menyimpan semen, berupa pelat baja yang dicat dengan zincromate pada bagian luarnya. Sedangkan di bagian dasar dilapisi dengan finishing paint. Wadah ini mampu menyimpan semen dalam jumlah yang besar.
  • Bin
    Bin
    merupakan wadah untuk bahan beton lain selain smeen dan air. Di dalamnya dikondisikan untuk wadah pasir maupun kerikil. Wadah ini adalah penampungan sementara untuk agregat sebelum dimasukkan ke mesin mixer untuk membuat beton
  • Belt conveyor
    Fungsi dari belt conveyor pada batching plant adalah untuk menarik bahan-abahn pembuat beton menuju storage bin.
  • Storage bin
    Merupakan alat untuk memisahkan agregat berdasarkan dengan ukurannya. Ada agregat kasar, halus, dan juga fly ash.
  • Timbangan
    Timbangan adalah alat untuk mengukur berat dari bahan atau material pembuatan beton. timbangan untuk masing-masing bahan berbeda, ada yang khsusus untuk semen, agregat, dan juga air. jenis timbangan ini ada yang dioperasikan secara manual dengan tombol dan ada pula yang dioperasikan dengan komputer.
  • Dosega pump
    Pada pembuatan beton, terkadang, perlu diberikan penambahan bahan tambah. Untuk menerapkannya pada beton, maka butuh alat dosage pump.
  • Dump truck
    Alat berat ini fungsinya sebagai pengangkut semua material beton untuk dibawa ke batching plant.
  • Concrete mixer truck
    Truck ini sangat istimewa dan berperan besar dalam konstruksi. Perangkat truck ini dilengkapi dengan concrete mixer untuk mengaduk beton siap pakai atau beton ready mix.

    Agar beton sesuai dengan karakter yang diinginkan, maka selama pengangktan menuju ke lokasi konstruksi, mesin ini akan terus berputar dengan kecepatan tertentu hingga beton bisa tercampur secara homogen.

  • Wheel loader
    Kendaraan atau alat angkut ini memiliki peran penting dalam konstruksi, yaitu untuk mengangkut segala agregat kasar dan halus menuju bin. Pergerakan alat ini cukup besar dengan adanya roda karet yang bergerak membawa material.

Adanya batching plant ini menjawab tantangan jaman di mana kebutuhan akan beton makin meningkat seiring makin pesatnya pembangunan di banyak negara, termasuk infrastrukturnya. Ready mix mampu menjawab semua kebutuhan itu dengan  menyediakan beton cor siap pakai sesuai kapasitas dan kualitas yang dibutuhkan.

Dalam hal ini, tentu saja batching plant turut menyumbangkan perannya dengan berbagai kelebihan, diantaranya adalah:

  • Beton segar dapat dibuat sesuai kuantitas yang dibutuhkan
  • Beton segar mudah diicetak sesuai dengan kebutuhan konstruksi
  • Beton cor mampu dipompakan atau dituangkan ke lokasi konstruksi dengan alat tertentu, baik untuk pengecoran maupun perbaikan retakan pada beton

Batching plant pun kini sudah memiliki teknologi yang canggih di mana sistem sudah terkomputerisasi dan  mempemudah semua proses pembuatan beton segar. Meskipun ada pula batching plant yang memnggunakan cara manual dalam produksi betonnya.